Subscribe:

Kamis, 02 Juni 2011

cara aman mengotak ngatik bios

Program kecil ini bekerja di balik layar, menterjemahkan perintah Windows yang people-friendly menjadi angka nol dan satu yang hanya dimengerti oleh hardware Anda. Dan sebagaimana alam bawah sadar manusia, BIOS bisa berpengaruh sangat kuat pada tingkah laku dan kinerja PC Anda.
Terapi BIOS
Ketika teknologi baru muncul dan bug tua ditemukan, para pembuat komputer sering menerbitkan versi BIOS yang telah diupdate yang dapat mengatasi problem dan meningkatkan kinerja. Periksa situs Web pembuat PC Anda mengenai update terbaru. Namun pertama-tama pastikan Anda memiliki nomor versi terbaru BIOS; biasanya muncul sekilas di monitor Anda tepat setelah Anda menyalakan sistem. (Tekan tombol Pause bila kilasannya terlalu cepat.)
Mengupdate BIOS mudah, tetapi Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Biasanya Anda perlu menjalankan program kecil dari floppy disk saja. Namun bila terjadi masalah, Anda hanya bisa meratapi motherboard yang tidak bisa lagi Anda gunakan. Jadi pastikan bahwa sebelumnya Anda telah membaca semua instruksi di file readme BIOS update. Dan selalu lakukan persis seperti apa yang petunjuk-petunjuk itu katakan.
Jika BIOS adalah bawah sadar PC, maka utiliti Setup merupakan fondasi untuk membangun karakter PC. Utiliti tersebut memiliki setting user untuk mengontrol harddisk, memori, kartu-kartu grafis, power saving, port USB, dan hardware lain. Program tersebut biasanya disertakan dalam disk, tetapi sekarang sudah tersimpan dalam chip ROM yang sama dengan BIOS PC.
Untuk membuka Setup, cukup tekan tombol (atau kombinasi tombol) yang disarankan kepada Anda untuk dimasukkan ketika PC melakukan start up. Masing-masing pembuat BIOS menggunakan tombol yang berbeda — Delete, F1, atau F10. Di layar Anda seharusnya memperlihatkan tombol atau tombol-tombol mana yang perlu ditekan untuk Setup tepat setelah layar menampilkan angka versi BIOS. Jika tidak, periksa dokumentasi sistem Anda.
Karena utiliti Setup dibuat oleh pembuat BIOS dan berada dalam chip yang sama dengan BIOS, ini sering disebut utiliti BIOS Setup. Dan karena utiliti ini menyimpan settingnya di chip clock/calendar — chip complementary metal-oxide semiconductor, atau CMOS — maka sering pula disebut sebagai program Setup CMOS. (Chip CMOS memiliki batere sendiri untuk memelihara setting chip sekalipun PC dimatikan.)
Utiliti Setup memiliki setting hardware yang berlimpah, mulai dari yang terlihat nyata, seperti setting waktu di clock PC, sampai yang tidak kelihatan, seperti jumlah “wait states” yang mengkoordinasi aliran data antara RAM dan CPU.
Pertama, Jangan Merusak
Ketika bekerja dengan utiliti Setup PC, gunakan petunjuk praktis yang sama diajarkan pada awal bedah otak: Bila Anda tidak tahu apa yang dilakukan sesuatu, jangan berurusan dengannya. Kecerobohan mengubah wait state atau setting lainnya dapat menurunkan kinerja atau bahkan menyebabkan sistem mengalami crash.
Jika Anda mengira Anda telah tanpa sengaja mengubah setting ketika sedang bekerja dengan utiliti Setup, segera berhenti dan mulailah dari awal lagi. Semua utiliti Setup memiliki pilihan menu yang memungkinkan Anda keluar tanpa menyimpan perubahan. Anda mungkin melihat pula pilihan untuk mengembalikan setting ke nilai defaultnya. Abaikan opsi ini: Bila vendor PC Anda telah melakukan fine-tune terhadap sistem, setting default si pembuat BIOS mungkin membuatnya menjadi tidak optimal.
Backup setting-setting Anda sebelum membuat perubahan. Bila batere yang menghidupi chip clock/calendar mati, setting-setting Anda mati bersamanya. Bila utiliti Setup Anda mempunyai opsi backup, gunakanlah. Jika tidak, catat setting di kertas — atau tekan key Print Screen untuk masing-masing layar di utiliti tersebut (tetapi ini tidak selalu berfungsi).
Apa yang Dicari
Sebelum mulai, baca sampai selesai user manual yang menyertai PC atau motherboard. Banyak manual menawarkan penjelasan singkat masing-masing setting. Setting bervariasi menurut manufaktur dan model, namun Anda seharusnya menemukan ini di hampir semua PC:
Optimalisasi dan kompatibilitas setting: Utiliti Setup sering berisi setting-setting untuk kinerja hardware. Kadang-kadang ini tidak diatur secara optimal di pabrik, utamanya pada PC yang dibuat berdasar pesanan atau generik. Scan seluruh program Setup. Setting modus AGP dan setting DMA merupakan kandidat utama untuk dioptimalisasi. Setting-setting ini juga berguna untuk troubleshooting hardware yang baru diinstall: Menonaktifkan atau menurunkan setting yang diberikan bisa memicu ketidak-kompatibelan kartu grafis, CD-ROM drive, atau peranti lain yang terjadi sebelumnya.
Setting harddisk: Anda akan menemukan tabel, biasanya pada halaman kedua atau Advanced dan dengan judul “IDE”, yang mendaftar semua parameter konfigurasi untuk EIDE harddisk yang secara langsung terkoneksi ke motherboard. (SCSI harddisk dan EIDE harddisk yang tidak punya kartu ekspansi akan menjalankan program konfigurasinya sendiri.) Sementara kebanyakan PC yang dibuat selama beberapa tahun terakhir dapat dengan mulus mendeteksi dan mengkonfigurasi harddisk baru, sebagian memerlukan instalasi manual. Baca your dokumentasi disk baru Anda mengenai prosedur tersebut dan gunakan opsi-opsi on-screen untuk membuat perubahan di tabel ini.
Floppy disk: Opsi ini memungkinkan Anda menyetel tipe floppy drive (3,5 inci, 1,44MB, sebagai contoh) yang telah Anda tetapkan sebagai drive A: atau B: Anda. Ini merupakan setting yang perlu diperiksa jika Anda mengalami problem floppy-drive. Sebagian utiliti Setup mempunyai setting sekuriti `Floppy Read only` tersendiri yang mencegah data Anda dituliskan ke floppy disk dan dihapus dari PC.
Urutan booting: Setting ini menentukan mana yang pertama kali dilihat PC ketika instruksi boot-up. Contoh: `A: kemudian C:`, `C: kemudian A:`, atau `C:, Zip drive`. Untuk booting dari CD-ROM drive, Zip, atau LS-120, Anda sepertinya harus mengubah setting ini.
Proteksi password: Bila ini diaktifkan, BIOS akan menanyakan password sebelum booting up. Sangat berhati-hatilah dengan yang satu ini: Bila melupakan password, Anda terpaksa mereset jumper motherboard atau mencopot batere CMOS, yang akan menyebabkan Anda kehilangan semua setting, atau Anda bahkan harus membeli motherboard baru.
Setting IRQ: Bila Anda butuh setting IRQ ekstra untuk hardware baru, Anda perlu membebaskan satu IRQ dengan menonaktifkan feature yang tidak digunakan, seperti port serial, port paralel, atau port USB.
Setting port paralel: Pilih modus yang paling cocok untuk hardware. Modus ECP atau EPP dapat sangat mempercepat printer dan peranti lain.
Kipas RPM dan temperatur CPU: Dua parameter kritis ini sebaiknya dicentang secara periodik untuk memastikan mereka berfungsi dengan benar.
Bantuan Hardware Offline
Internet sangat bagus untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hardware, tetapi menyelidiki situs-situs Web untuk mendapatkan nasihat yang bisa dipercaya cukup menghabiskan waktu. Kadangkala cara tercepat untuk mendapat jawaban adalah cara gaya kuno: dengan buku referensi yang baik. Di bawah ini adalah dua yang terbaik.

Upgrading and Repairing PCs ( www.upgradingandrepairingpcs.com) karya Scott Mueller (US$ 60) merupakan buku klasik yang mencakup segala sesuatu yang Anda butuhkan tentang PC dan hal-hal yang mungkin Anda tidak ketahui. Bila Anda mencari referensi menyeluruh, keluasan dan kedalaman judul ini belum terkalahkan ( www.quepublishing.com).
PC Hardware in a Nutshell ( www.oreilly.com/catalog/pchardnut2) oleh Barbara Fritchman Thompson dan Robert Bruce Thompson (US$ 40) merupakan panduan praktis yang bagus untuk membeli dan menggunakan PC. Dimuati dengan nasehat bergaya ringkas yang secara jelas memberikan informasi yang Anda perlukan, tanpa Anda harus mencari-carinya (www.oreilly.com).
Drive Kotor
Benah-benah di akhir minggu meninggalkan lapisan debu yang menutupi seluruh kantor, dan Anda kuaatir CD-RW drive Anda mungkin kotor. Bagaimana sebaiknya membersihkannya?
Mungkin sebaiknya tidak. Gosokan paling halus sekalipun dapat menghambat laser sensitif pada drive, jadi bila tidak rusak, jangan bersihkan. Bila kinerja menurun, atau bila drive Anda tidak mampu membaca medianya, coba beberapa semprotan yang diarahkan dengan baik dari kaleng semprotan udara — tersedia dengan harga kurang dari US$ 10 di toko-toko komputer. Pastikan menggunakan sedotan plastik yang menyertai kaleng. Dan jaga agar menyemprot pelan-pelan; desakan semprotan yang berlebihan dapat menyebabkan kondensasi yang menumpuk uap lembab pada interior drive. Sebelum menggunakan kit pembersih CD-RW seperti US$ 15 Drive Guardian buatan Kensington ( www.kensington.com/html/1080.html), carilah rekomendasi dari pembuat drive; sebagian merekomendasikannya, tetapi yang lainnya tidak.
Menghentikan Program Tua
Beberapa program software yang benar-benar tua hanya tidak sanggup berfungsi pada PC kecepatan tinggi sekarang ini. Jika Anda memiliki program kuno yang mengunci atau memunculkan pesan error setiap kali Anda hendak menjalankannya, cobalah CPUKiller; utiliti gratis dan mudah digunakan, yang memungkinkan Anda memperlambat PC sesedikit atau sebanyak Anda inginkan. Pergilah ke www.cpukiller.com untuk mendownloadnya.
Sumber : Ilmukomputer.com

"tar"

"tar" adalah utiliti yang dikembangkan oleh GNU untuk mempermudah pemakai Linux membackup dan mengarsipkan files, serta memadatkannya untuk kebutuhan penyimpanan lebih lanjut. Utiliti ini ada di hampir semua distribusi Linux dan memiliki kemampuan untuk memanfaatkan berbagai jenis media penyimpanan.
Paket file yang diarsipkan dengan tar, disebut juga tarballs, biasanya dapat diidentifikasi dengan ekstensi .tar.kompresi. Kompresinya dapat berupa .gz , .Z , .bz2 atau lainnya, tergantung pada program kompresi data yang digunakan, maupun tanpa .kompresi untuk menyatakan bahwa tarball tersebut tidak menggunakan kompresi apapun. Tarball dapat memuat beberapa file, direktori, dan informasi-informasi penting lain yang berhubungan dengan file itu sendiri, maupun menyimpannya pada berbagai jenis media penyimpanan (floppy disk, CD, harddisk, tape drive,dan media lainnya).
2. Option - option pada tar
Sebagai utiliti yang berbasis CLI (Command Line Interface), tar mengikuti kelaziman penggunaan aplikasi CLI yang digunakan mengikuti tata cara berikut:
tar [opsi ...] NamaTarballs [NamaFile_atau_Direktori ...]
Secara lengkap opsi yang disediakan oleh tar dapat di lihat di manual yang berhubungan dengan tar dengan mengetikkan man tar di CLI. Jangan lupa, setiap perintah dan Opsi tar bersifat case sensitif, artinya penggunaan huruf kapital dan huruf kecil tidak sama.
:: Option pokok pada tar
A menambahkan files ke tarball
--catenate
--concatenate
c membuat tarball baru
--create
d Menemukan perbedaan atau membandingkan antara isi tarball dan
--diff files yang ada di sistem
--compare
--delete menghapus isi tarball, perintah ini tidak boleh digunakan di tape magnetik
r menambahkan file ke akhir dari tarball
--append
t menampilkan daftar isi tarball
--list
u mengganti file di dalam tarball dengan file yang lebih baru
--update
x mengeluarkan file dari tarball
--extract
--get
:: Beberapa option tambahan
--atime-preserve Jangan ubah tanggal akses dari file yang dikeluarkan
--checkpoint Tampilkan nama direktori ketika membaca tarbal
f Gunakan file tarbal atau nama devais F (default /dev/rmt0)
--file [HOSTNAME:]F
h jangan keluarkan symbolic link, tetapi keluarkan file tujuan
--dereference symbolic link
k pertahankan files yang telah ada di filesystem, jangan overwrite
--keep-old-files dengan files yang berasal dari tarball
l tetap di filesystem lokal ketika membuat tarball
--one-file-system
m jangan keluarkan informasi waktu modifikasi files
--modification-time
M membuat/menampilkan/mengeluarkan dari tarball multi-volume
--multi-volume
N hanya simpan files yang lebih dari dari tanggal tgl
--after-date tgl
--newer tgl
O Keluarkan files ke output standard
--to-stdout
p Keluarkan semua informasi proteksi / permisions
--same-permissions
--preserve-permissions
P jangan buang awalan `/` dari nama files
--absolute-paths
--preserve sama dengan -p -s
R tampilkan nomor record di dalam tarball dengan pesan masing-masing
--record-number
--remove-files hapus files setelah menambahkannya ke dalam arsip
s tampilkan nama files yang akan dikeluarkan secara berurutan dari
--same-order tarball yang berurutan
--preserve-order
--same-owner Buat file yang dikeluarkan dari arsip dengan kepemilikan yang sama
--totals tampilkan total bytes yagn ditulisdengan opsi --create
v Tampilkan dengan kata-kata daftar files yang telah diproses
--verbose
V buat tarball dengan nama volume LABEL
--label LABEL
--version tuliskan informasi versi dari program tar yang digunakan
w konfirmasikan setiap tindakan
--interactive
--confirmation
W lakukan verifikasi tarbal setelah ditulis / dibuat
--verify
--exclude filelist jangan sertakan file dengan nama filelist
X jangan sertakan files yang tertulis didalam filelist
--exclude-from filelist
y filter tarball melalui bzip2
--bzip2
--bunzip2
Z filter tarball melalui compress
--compress
--uncompress
z filter tarbal melalui gzip
--gzip
--ungzip
--use-compress-program PG filter tarball dengan program bernama PG
( program harus mampu menerima opsi -d )
--block-compress blok output dari program kompresi untuk tape
-[0-7][lmh] spesifikasikasikan drive dan kerapatannya
3. Contoh Penggunaan sederhana
tar -xvf foo.tar
mengeluarkan isi dari file foo.tar dengan kata - kata (verbose)
tar -xvzf foo.tar.gz
mengeluarkan isi dari file foo.tar.gz dengan kata - kata (verbose)
tar -cvf foo.tar foo/
membuat file tar dr sebuah folder yg bernama foo dengan kata - kata (verbose)
4. Penutup
demikian dasar - dasar penggunaan tar dan sedikit contoh penggunaan yg umum kita jumpai. Untuk yang lebih kompleks silahkan gabungkan opsi2 yang anda dan di sesuaikan dengan kebutuhan. dan untuk lebih jelasnya bisa silahkan membaca manual pagenya ( man tar ).

Linux

Mungkin sudah banyak yang tau bagaimana cara menginstall program di linux namun ada baiknya saja saya menambahkan catatan saya pada blog ini. Pada dasarnya di linux memiliki beberapa macam cara menginstall software dan biasanya setiap distro juga memiliki cara yang berbeda dalam menginstall sebuah program.
Cara menginstall program di linux dibagi menjadi beberapa bagian;
1. mengcompile dan install program dari source
2. menginstall program berekstensi RPM dari Redhat Packet Manager
3. menginstall program menggunakan apt-get bawaan debian
4. menginstall program di mandriva
5. menginstall program di fedora menggunakan yum
6. menginstall paket di slackware
7. menginstall file binary (.BIN/ .SH)
Berikut saya akan tuliskan caranya bagaimana cara menginstall software di linux berdasarkan kategori yang telah saya kelompokkan diatas;
1. mengcompile dan install program dari source
Biasanya aplikasi yang diinstall dari source akan berekstensi “.tar.gz”, “.tar.bz2″, “. zip”, dan biasanya sebelum menginstall program tersebut ada beberapa orang yang lebih suka menaruh file-file tersebut sebelum diinstall di /usr/local/src/ tetapi ini bukan suatu keharusan bisa ditaruh dimana saja. Langsung saja ke tahap selanjutnya mulai menginstall, pertama-tama buka terminal atau command prompt anda lalu langsung menuju ke dimana anda menaruh file tersebut, lalu lakukan hal ini, sesuaikan dengan ekstensi file anda.
[ file dengan ekstensi .tar.gz ------> tar -xzvf <nama file> ]
[ file dengan ekstensi .tar.bz2 ------> tar -jxvf <nama file> ]
[ file dengan ekstensi .zip ------> unzip <nama file> ]
setelah melakukan hal tersebut maka file anda akan terekstaks secara otomatis akan membuat sebuah folder, lalu buka file tersebut dengan
[ cd <nama file> ]
langkah selanjutnya adalah tinggal tinggal melakukan pre-installation dengan menuliskan
[ ./configure ]
[make]
[make install]
sampai disini sudah selesai, namun ada baiknya sebelum melakukan instalasi program anda membaca manual dalam menginstall program tersebut biasanya ada di INSTALL atau README.
2. menginstall program berekstensi RPM dari Redhat Packet Manager
Untuk menginstall program dengan ekstensi ini sangat mudah biasanya aplikasi ini di pakai pada distro redhat dan turunannya, berikut caranya;
[ menginstall program ---' rpm -i <nama file> ]
[ menguninstall program ---' rpm -e <nama file> ]
3. menginstall program menggunakan apt-get bawaan debian
Pada distro debian danturunannya dikenal apt-get untuk menginstall program, namun ada yang lebih penting selain aplikasi tersebut yaitu kita arus menset source-list yaitu alamat yang digunakan untuk aplikasi tersebut menginstall program in iberguna apabila kita menggunakan aplikasi apt-get ini secara online. Biasanya alamat tersebut ditambahkan di /etc/apt/source.list dengan cara buka dengan aplikasi editor anda lalu tambahkan alamat-alamat yang berisi source-list program.
Setelah melakukan perubahan source.list ada baiknya kita melakukan
[ apt-get update ] untuk mengupdate source.list yang kita miliki.
Langkah selanjutnya adalah mengintall program menggunakan apt-get
[ install ---' apt-get install <nama program> ]
[ uninstall --' apt-get remove <nama program> ]
4. menginstall program di mandriva
Untuk menginstall program di mandriva dapat dilakukan dengan cara
[ install --' urpmi <nama program> ]
[ uninstall --' urpme <nama program ]
5. menginstall program di fedora menggunakan yum
Pada dasarnya cara menginstall menggunakan yum hamper sama dengan menggunakn pt-get di debian berikut caranya
[ yum update ]
[ yum install <nama program> ]
[ yum remove <nama program> ]
6. menginstall paket di slackware
menginstall paket di slackware lebih gampang lagi tinggal masuk ke root kemudian;
[ install -'installpkg <nama program.tgz> ]
[ uninstall --' removepkg <nama program.tgz> ]
atau bisa juga menggunakan
[ pkg tool ]
selain itu kita juga bisa mengubah file berekstensi rpm ke format tgz dengan cara yang sangat mudah
[rpm2tgz <nama paket.rpm>]
7. menginstall file binary (.BIN/ .SH)
untuk menginstall program binary ada beberapa langkah yang pertama pastikan file tersebut dapat dieksekusi berikut caranya;
[ chmod +x nama program.bin], kemudian
[ ./nama program.bin]
[sh nama program.sh]
Mungkin ini hanya beberapa cara saja dari banyak cara dalam menginstall program di linux namun ini sudah cukup untuk mengenal dan menginstall program di linux
Catatan :
” Cara diatas semuanya dilakukan menggunakan console/terminal/ command-prompt di linux.
” biasanya dalam menginstall program hanya bisa dilakukan oleh root, maka masuklah sebagai root untuk menginstall program-program tersebut. Ada beberapa cara masuk ke root bisa menggunakan [su], atau bisa juga menggunakan [sudo su].
” Selain cara menginstall diatas mungkin anda bisa menggunakan aplikasi GUI yang juga bisa digunakan untuk menginstall program, sebagai contoh di debian dan ubuntu bisa menggunakan synaptic packet manager.

Mengenal Linux Ubuntu.


Sejarah Linux.
Linux adalah salah satu sistem operasi yang menyita banyak perhatian para pengguna komputer di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda dari mana asalnya Linux itu sendiri ???
Adalah seorang mahasiswa berkebangsaan Filandia yang merupakan orang pertama yang menemukannya. Linus Torvalds, demikianlah nama penemunya. Tak heran jika Linux dipakai menjadi nama operating system seperti nama penemunya. Agustus 1991, Linus mengerjakan versi 0.01. Dan pada tahun yang sama, tepatnya pada tanggal 5 October 1991, secara resmi meluncurkan versi 0.02.
Sejarah Linux Ubuntu.
Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yakni “Humanity to Others” yang berarti “Kemanusiaan Untuk Sesama”. Atas dasar itulah diluncurkannya Linux Ubuntu yang dirilis pada tahun 2004. Sistem operasi ini adalah merupakan turunan dari sistem operasi linux yang lain, yakni Debian.
Ubuntu itu sendiri dibuat dengan tujuan : selalu gratis tanpa adanya biaya lisensi, bersifat open source (kode terbuka), dan siap untuk dipergunakan dalam kondisi yang stabil. Ubuntu didukung oleh perusahaan bernama Canonical, Ltd yang memiliki tujuan untuk membantu perkembangan, distribusi, dan promosi dari produk-produk yang bersifat open source (kode terbuka). Perusahaan ini bermarkas di Eropa dan dipimpin oleh seseorang bernama Mark Shuttleworth.
Sejak pertama kali diluncurkan, Ubuntu mendapat perhatian yang sangat besar dari pengguna Linux yang lain. Hal ini disebabkan karena kestabilan yang dimiliki oleh Ubuntu itu sendiri. Selain itu kenyamanan dan kemudahan yang dimiliki Ubuntu menjadi daya tarik yang besar bagi pengguna Linux di seluruh belahan dunia.
Adapun versi Ubuntu yang telah dirilis dan telah beredar adalah sebagai berikut :
1) Versi 4.10 (Warty Warthdog).
2) Versi 5.04 (Hoary Hedgedog).
3) Versi 5.10 (Breezy Badger).
4) Versi 6.06 (Drapper Drake).
5) Versi 6.10 (Edgy Eft).
6) Versi 7.04 (Feisty Fawn).
7) Versi 7.10 (Gutsy Gibbson).
Beberapa waktu yang lalu, Ubuntu telah meluncurkan versi terbaru mereka yakni Ubuntu 8.04 (MID Edition).

menyembunyian partisi

menyembunyikan partisi hardisk / Drive Harddisk agar tidak mudah diakses orang lain, salah satunya dengan cara seperti ini, jika anda menggunakan sistem windows :

* Klik Start, Klik Run dan ketik diskpart, Enter.

* Akan muncul jendela DOS, ketik list volume, Enter.

*Jika Drive E yang akan disembunyikan, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3, dan tekan Enter.
* Ketik remove letter E , tekan Enter .
* Selesai

Untuk memanggil kembali Drive E yang disembunyikan (lakukan cara diatas) , pilih volume yang disembunyikan (mis, select volume 3) dan ketik assign letter E, Enter.

Lakukan cara di atas bila ingin menyembunyikan drive lainnya. Dengan cara ini anda dapat menyembunyikan lebih dari satu drive. Jangan kwatir jika komputer anda minta reboot karena dngan melakukan ini data anda dijamin aman. Sy sarankan jangan menyembunyikan drive c (drive sistem) supaya tidak membingungkan anda.


Hacking Password Windows Menggunakan Ubuntu

Hai semua! Kali ini krisna akan jelaskan cara hacking password windows menggunakan ubuntu. Cara hacking ini sangat berguna bagi anda yang lupa dengan password login windows anda. Nah untuk membuka password windows tersebut kita butuh software / utility open source ubuntu yang bernama chntpw. Apa itu chntpw ? Penasaran ! Mau ?
Sebelum kita nge-hack password windows, kita perlu membuat live CD atau live USb ubuntu dulu. Caranya bisa menggunakan tool unetbootin.
Nah, setelah membuat ubuntu live CD / live USB. Langkah selanjutnya yaitu menginstall tool chntpw. Untuk bisa mendapatkan chntpw, Synaptic Package Manager anda harus diarahkan untuk melihat pada penyimpanan aplikasi Universe. Hal itu bisa dilakukan dengan mengklik menu Settings > Repositories pada jendela Synaptic. Kemudian, centang pilihan ‘Community-maintained Open Source software (universe)’ dan klik Close. Setelah itu, klik tombol Reload dan Synaptic akan men-download informasi paket terbaru dari Universe. Setelah selesai, ketikkan chntpw pada kotak Quick Search. Jika sudah muncul, centang kotak di sisi tulisan chnptw, pilih ‘Mark for Installation‘. Lalu klik Apply untuk menginstalnya.
Nah, kalau tool chnptw sudah terinstall, saatnya kita beraksi ! hohoho …
1. Mount harddisk / drive yang berisi instalasi Windows Anda
2. Buka hardidsk tersebut (klik Places) dan catat label drive yang muncul pada menu bar jendela file browser
3. Buka jendela Terminal (Applications > Accessories > Terminal)
4. Ketik perintah berikut pada Terminal:
cd /media
ls
5. Ketik: cd [label hardisk yang tadi Anda catat]
6. ketik: cd WINDOWS/system32/config
7. Untuk mengubah password Administrator, ketikkan perintah: sudo chntpw SAM
8. Akan muncul beberapa perintah yang bisa Anda pilih, perintah paling aman adalah membuat password jadi kosong. Lakukan ini dengan menekan angka ’1′, lalu tekan ‘y’ untuk konfirmasi
9. Pilih ’2′ untuk mengubah password ke kata tertentu, namun hal ini memiliki risiko error lebih besar
10. Untuk mengubah password user lain (non-administrator), ketikkan perintah berikut (dari Terminal):
sudo chntpw –u [nama user] SAM
Nah beres dah ! Ternyata cara Hacking Password Windows Menggunakan Ubuntu cukup mudah.
Selamat mencoba !

konsep dasar teknologi web

wolrd wide web secara luas lebih di kenal dengan istilah web. web pertama kali di perkenalkan pada tahun 1992. Hal ini sebagai hasil luas pengembangan  yang dilakukan CERN dan SWISS. internet dan web adalah dual hal yang berbeda .internet lebih merupakan perangkat keras, sedangkan web adalah perangkat lunak. selain itu, protokol yang di gunakan keduanya juga berbeda. internet menggunakan TCP/IP sebagai protokol operasionalnya. sedangkan web menggunakan HTTP(hyper text transfer protocol).
web di susun dari halaman halaman yang menggunakan teknologi web dan saling berkaitan satu sama lain. seluruh standar teknologi ini sudah tersusun , meskipun penerapannya belum didukung oleh seluruh pengembang web. standar ini di susun oleh suatu badan yaitu Wolrd Wide Web Cosortium(W3C).
standar ini di butuhkan karena semakin banyaknya variasi dalam teknologi web terkadang satu sama lain tidak kompatibel.